Hamil

Artikel ini akan mengulas hal-hal yang berkaitan tentang "hamil". Apa itu hamil,  Siapa yang bisa hamil, Mengapa bisa hamil, Bagaimana bisa hamil dan Kapan bisa hamil.

Apa itu Hamil?

Hamil berasal dari bahasa Arab "haamil" yang berarti membawa, diinginkan dengannya adalah seorang wanita yang ia membawa apa yang ada di dalam kandungannya dalam masa tertentu dan pada usia tertentu, Alloh Ta’ala berkata tentang Ummu ‘Isa Maryam Ash-Shiddiqoh Rodhiyallohu ‘Anha: 

{فَحَمَلَتْهُ فَانْتَبَذَتْ بِهِ مَكَانًا قَصِيًّا} [مريم : 22] 

“Maka ia mengandungnya, lalu ia mengasingkan diri dengannya ke tempat yang jauh (dari keramayan manusia).” (QS: Maryam: 22)

Siapa yang bisa hamil?

Yang bisa hamil tentunya para wanita. Baik ia sudah menikah atau belum.

Mengapa bisa hamil?

Sesungguhnya kehamilan terjadi pada seorang wanita karena 2 sebab.

Pertama: Melalui jima’ (bersetubuh), yaitu ia bersetubuh dengan orang yang berlainan jenis kelamin dengannya, dengan sebab itu terjadilah pertemuan antara inti sperma dengan inti sel telur yang dengannya terjadi pembuahan di dalam rahim dengan izin Alloh Ta’ala.

Kedua: Terkadang suatu kehamilan terjadi karena kehendak langsung dari Alloh Ta’ala dengan tanpa melalui sebab jima’, dan proses ini terjadi pada Ummu Isa Maryam Ash-Shiddiqah Rodhiyallohu ‘Anha sebagaimana yang Alloh nyatakan di dalam Al-Qur’an tentang kedatangan utusan-Nya Jibril ‘Alaihissalam kepada Ummu Isa Maryam Ash-Shiddiqah Rodhiyallohu ‘Anha:

{قَالَ إِنَّمَا أَنَا رَسُولُ رَبِّكِ لِأَهَبَ لَكِ غُلَامًا زَكِيًّا (19) قَالَتْ أَنَّى يَكُونُ لِي غُلَامٌ وَلَمْ يَمْسَسْنِي بَشَرٌ وَلَمْ أَكُ بَغِيًّا (20) قَالَ كَذَلِكِ قَالَ رَبُّكِ هُوَ عَلَيَّ هَيِّنٌ وَلِنَجْعَلَهُ آيَةً لِلنَّاسِ وَرَحْمَةً مِنَّا وَكَانَ أَمْرًا مَقْضِيًّا (21)} [مريم : 19 – 21]

“Dia berkata: Sesungguhnya aku adalah utusan Robbmu untuk menyerahkan kepadamu seorang anak yang suci”, Ia berkata: “Apakah aku akan memiliki seorang anak sedangkan aku tidak pernah disetubuhi seorang pun dan aku bukan pula pelacur?! Dia berkata: “Demikianlah telah berkata Robbmu: Dia adalah mudah bagi-Ku, dan supaya Kami menjadikannya sebagai tanda (kekuasaan Kami) bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami, dan keberadaannya adalah perkara yang diputuskan.” (QS:Maryam: 19-21)

Pada perkataan Ummu Isa Maryam Ash-Shiddiqah Rodhiyallohu ‘Anha:

{أَنَّى يَكُونُ لِي غُلَامٌ وَلَمْ يَمْسَسْنِي بَشَرٌ وَلَمْ أَكُ بَغِيًّا}

“Apakah aku akan memiliki seorang anak sedangkan aku tidak pernah disetubuhi seorang pun dan aku bukan pula pelacur?!”

Menunjukan bahwa pada asalnya hamil itu terjadi karena sebab bersetubuh antara dua manusia yang berlainan jenis kelamin, baik itu dengan cara yang syar’iy yaitu melalui pernikahan atau dengan cara yang tidak syar’iy yaitu melalui perzinaan.

Bagaimana bisa hamil?

Kehamilan secara istilah adalah masa dimulai dari konsepsi (bertemunya sel telur dan sperma yang akhirnya hidup, tumbuh dan berkembang menjadi janin) sampai lahirnya janin, dan lama kehamilan normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari) dihitung dari hari pertama haid terakhir.

Dari masa kehamilan ini memiliki tiga tahapan, yaitu:

Pertama: Trimester I, merupakan tiga bulan pertama kehamilan yang dihitung dari bulan pertama hingga bulan ketiga kehamilan. Trimester ini merupakan tahapan terpenting karena organ-organ janin mulai terbentuk, ini berdasarkan dalil yang diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhoriy dan Muslim dari hadits Abdillah bin Mas’ud Rodhiyallohu ‘Anhu, beliau berkata:

حَدَّثَنَا رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ الصَّادِقُ الْمَصْدُوقُ قَالَ إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا ثُمَّ يَكُونُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يَكُونُ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يَبْعَثُ اللهُ مَلَكًا فَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ وَيُقَالُ لَهُ اكْتُبْ عَمَلَهُ وَرِزْقَهُ وَأَجَلَهُ وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيدٌ ثُمَّ يُنْفَخُ فِيهِ الرُّوحُ

“Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam telah menceritakan kepada kami dan beliau adalah orang yang benar dan dibenarkan, beliau berkata: “Sesungguhnya salah seorang di antara kalian dikumpulkan penciptaannya di dalam perut ibunya selama 40 hari, kemudian dia menjadi segumpal darah selama (40 hari) itu, lalu dia menjadi sekerat daging (40 hari) itu, kemudian Alloh mengutus malaikat lalu diperintahkan dengan 4 kalimat dan dikatakan kepadanya: “Tulislah amalannya, rizkinya, ajal kematiannya, penderitaan dan kebahagian, kemudian ditiupkan ruh padanya.”

Pada kehamilan di tiga bulan pertama ini bagi wanita hamil hendaknya benar-benar menjaga kandungannya.

Kedua: Trimester II, merupakan tiga bulan kedua kehamilan yang dihitung dari bulan keempat hingga bulan keenam kehamilan. Pada trimester ini, organ-organ janin sudah mulai lengkap, gerakan janin pun sudah mulai bisa dirasakan. Wanita hamil pada trimester ini sudah mulai beradaptasi dengan kehamilannya.

Ketiga: Trimester III, merupakan tiga bulan terakhir kehamilan yang dihitung dari bulan ketujuh hingga bulan kesembilan kehamilan. Tahap trimester ini merupakan tahap akhir dari kehamilan.

Kapan bisa hamil?

Terjadinya kehamilan diketahui dengan dua tanda:

Tanda pasti, berupa piscaseck (pembesaran dan penonjolan rahim) dan juga terkadang diketahui dengan adanya gerakan janin, ini biasanya dirasakan ketika kehamilan memasuki trimester II.

Tanda tidak pasti, berupa amenore (tidak haid), mengidam, nausea (mual), emesis (muntah), tegang pada payudara, anoreksia (tidak enak makan) dan pusing.



Sumber Kutipan: Klik Di Sini

Belum ada Komentar untuk "Hamil"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel