dr Rosdiana Ramli SpOG Ayam Broiler

Ayam Broiler sebabkan kista? - Ayam broiler atau yang disebut juga ayam ras pedaging (broiler) adalah jenis ras unggulan hasil persilangan dari bangsa-bangsa ayam yang memiliki daya produktivitas tinggi, terutama dalam memproduksi daging ayam. 

Ayam broiler yang merupakan hasil perkawinan silang dan sistem berkelanjutan sehingga mutu genetiknya bisa dikatakan baik. 

Mutu genetik yang baik akan muncul secara maksimal apabila ayam tersebut diberi faktor lingkungan yang mendukung, misalnya pakan yang berkualitas tinggi, sistem perkandangan yang baik, serta perawatan kesehatan dan pencegahan penyakit. 

Ayam broiler merupakan ternak yang paling ekonomis bila dibandingkan dengan ternak lain, kelebihan yang dimiliki adalah kecepatan pertambahan/produksi daging dalam waktu yang relatif cepat dan singkat atau sekitar 4 - 5 minggu produksi daging sudah dapat dipasarkan atau dikonsumsi. 

Keunggulan ayam broiler antara lain pertumbuhannya yang sangat cepat dengan bobot badan yang tinggi dalam waktu yang relatif pendek, konversi pakan kecil, siap dipotong pada usia muda serta menghasilkan kualitas daging berserat lunak. 

Perkembangan yang pesat dari ayam ras pedaging ini juga merupakan upaya penanganan untuk mengimbangi kebutuhan masyarakat terhadap daging ayam. Perkembangan tersebut didukung oleh semakin kuatnya industri hilir seperti perusahaan pembibitan (Breeding Farm) yang memproduksi berbagai jenis strain.

Anda bisa mengkonsultasikan masalah Ayam Broiler bersama dr. Rosdiana Ramli, apakah baik dikonsumsi untuk program hamil atau ibu hamil? Klik Di Sini.  Karena Anda yang sudah menikah atau belum harus berhati-hati.

Fakta atau Hoax?

Baru-baru ini telah terjadi pada seorang wanita Indonesia (tidak usah disebut identitas-nya), tumbuh “lists” dalam rahim (kista coklat), melakukan operasi tumor yang penuh dengan darah, dan darahnya berwarna hitam gelap. Mereka berpikir, bahwa setelah operasi akan sembuh, tetapi hanya beberapa bulan kambuh lagi, sehingga akhirnya mereka melakukan konsultasi ke ginekolog.

Dokter Ginekolog tersebut kemudian bertanya: “Apakah Anda suka makan sayap ayam, leher ayam dan ceker ayam..?”

Wanita itu sangat terkejut..? Lalu bertanya: “Loh, kok dokter bisa tahu kesukaanku..?”

Dokter: “Hormon pertumbuhan (growth-hormone) ayam ataupun antibiotiknya, selalu diinjeksi di bagian sayap, atau leher ayam. Sementara kaki ayam tempat menimbun end product antibiotik dan turunan second hormonal.

Dokter tersebut meneruskan: “Karena itu kegemaran makan sayap ayam atau kaki, akan serta merta menambah sekresi hormon bagi wanita. Akibatnya second hormonal tersebut akan terakumulasi menjadi toxin yang ujung-ujungnya menjadi karsinogen, sehingga wanita peng-konsumsi sayap, kaki dan leher ayam, sangat rentan terkena kanker yang berkenaan dengan kelenjar hormonal seperti: kanker rahim, cervix dan payudara. Oleh karena itu, kami menyarankan Anda jangan banyak mengkonsumsi sayap ayam atau kakinya. Saat ini 80% wanita memiliki fibroid/rahim dan mudah untuk mendapatkan kista coklat tersebut..”

SEHAT ITU TAK TERNILAI.. Ketika Anda melihat pesan ini, apa yang akan Anda lakukan..? Meneruskannya kepada teman dan keluarga di sekitar (terutama teman-teman perempuan). Atau mengabaikan dan skeptis.?

Ekspektasi saya: Jika di friend-list Anda ada ribuan teman, cukup 10 orang saja yang men-share ulang, sehingga minimal juga ada 10 orang yang baca. Siapa tahu di kelipatan ke sekian kalinya, ada yang tertolong.? Karena Anda peduli! Indahnya berbagi..

Salam.. dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Demikian isi brodkes yang saya terima malam ini. Apakah isi brodkes ini fakta atau mitos?

Menurut yang pernah saya baca, memang benar ada peternak ayam boiler yang suka nakal menyuntik ayamnya dengan suntikan hormon untuk menghasilkan ayam yang gemuk. Tapi bila memang suntikan hormon ini bisa berdampak buruk bagi tubuh manusia (menyebabkan kista) maka yang memiliki kandungan hormon tidak hanya ceker, kepala dan leher ayam. Jadi kesimpulannya, dampak buruk dari ayam yang disuntik hormon ini tidak hanya bila seseorang makan ceker, kepala dan leher ayam tetapi seluruh tubuh ayam pun bila dimakan akan memiliki efek yang sama. Mengapa? Karena suntikan hormon ini menyebar dan meresap ke seluruh tubuh ayam termasuk bulunya. Kalau dari sisi kesehatan, memang bagian leher ayam termasuk sayapnya adalah bagian ayam yang tidak sehat. Mengapa? Karena bagian tubuh ayam tersebut memiliki kandungan lemak yang tinggi. Jadi, yang berbahaya bukan kandungan hormonnya tetapi kandungan lemaknya yang tinggi (sumber blogdokter.net)

Belum ada Komentar untuk "dr Rosdiana Ramli SpOG Ayam Broiler"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel