Bolehkah Berhubungan Intim Saat Hamil Menurut Medis dan Islam

Berhubungan Intim saat Hamil


Anda yang belum tahu, tentunya was-was atau bertanya-tanya, bolehkah berhubungan intim saat hamil muda karena beberapa pasangan mengkhawatirkan jika mereka berhubungan intim dapat membuat keguguran. Faktanya, penyebab utama dari keguguran adalah janin yang tidak dapat berkembang secara normal, bukan karena berhubungan intim.

Dilansir dari Artikel klikdokter.com, menjawab pertanyaan tentang amankah berhubungan intim saat hamil? Maka inilah jawabannya:

Berhubungan seks saat hamil tidak selalu berbahaya untuk dilakukan. Memang, ada beberapa kondisi yang harus diperhatikan saat hendak berhubungan seks saat hamil. Namun pada dasarnya, selama kehamilan berjalan normal dan tidak ada keluhan, maka Anda dapat berhubungan seks sesering yang diinginkan.

Anda perlu mengetahui bahwa janin yang ada di dalam kandungan memiliki dinding pelindung dari otot rahim dan cairan ketuban. Hal ini membuat bayi tetap aman selama aktivitas seksual yang Anda lakukan. Jika masih bimbang, Anda bisa menentukan posisi berhubungan seks yang benar-benar aman dan nyaman. Posisi wanita yang berada di atas (woman on top) banyak dianjurkan oleh dokter kandungan.

Dalam posisi tersebut, janin tidak menekan pembuluh darah ibu seperti pada posisi berbaring (missionary). Yang penting, lakukanlah cek kehamilan dan berkonsultasi kepada dokter secara rutin.

Jika menurut medis, dibolehkan berhubungan saat hamil asalkan kehamilan berjalan normal dan tidak ada keluhan. Maka bagaimana dalam islam tentang hal ini, bolehkah atau tidak?

🔥SEBUAH FAEDAH BAGI YANG SUDAH MENIKAH / WANITA HAMIL }🔥

 السلام عليكم ورحمة الله وبركاته #ﻟﻠﻤﺘﺰﻭﺟﻴﻦ_فقط: ◀ ﺃﻛﺜﺮ ﻣﻦ ﺍﻟﺠﻤﺎﻉ ﺃﺛﻨﺎﺀ ﺣﻤﻞ ﺯﻭﺟﺘﻚ ﻟﻴﺘﻘﻮﻯ ﺍﻟﻮﻟﺪ. ﻗﺎﻝ ﺍﺑﻦ ﺍﻟﻘﻴﻢ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ: « ﺍﻟﻮﻁﺀ ﻳﺰﻳﺪ ﻓﻲ ﺧﻠﻘﻪ ﺍﻟﻮﻟﺪ ﻳﻌﻨﻲ ﻛﺜﺮﺓ ﻭﺗﻜﺮﺍﺭ ﺍﻟﺠﻤﺎﻉ ﻓﻲ ﻓﺘﺮﺓ ﺍﻟﺤﻤﻞ ﻭﺧﺎﺻﺔ ﺍﻟﻤﺮﺍﺣﻞ ﺍﻷﻭﻟﻰ . ﻗﺎﻝ ﺍﻻﻣﺎﻡ ﺃﺣﻤﺪ : ﺍﻟﻮﻁﺀ ﻳﺰﻳﺪ ﻓﻲ ﺳﻤﻊ ﺍﻟﻮﻟﺪ ﻭﺑﺼﺮﻩ ﻭﻫﺬﺍ ﺃﺭﺟﺢﺍﻷﻗﻮﺍﻝ. ﻭﻗﺪ ﺛﺒﺖ ﻋﻦ ﺍﻟﻨﺒﻲ - صلى ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ : ﺃﻧﻪ ﻣَﺮَّ ﻋﻠﻰ ﺍﻣْﺮَﺃَﺓٍ ﻣُﺠِﺢٍّ ﻋَﻠَﻰ ﺑَﺎﺏِ ﻓُﺴْﻄَﺎﻁٍ ،ﻓَﻘَﺎﻝَ : ‏( ﻟَﻌَﻞَّ ﺳﻴﺪﻫﺎ ﻳُﺮِﻳﺪُ ﺃَﻥْ ﻳُﻠِﻢَّ ﺑِﻬَﺎ ، ﻟَﻘَﺪْ ﻫَﻤَﻤْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃَﻟْﻌَﻨَﻪُ ﻟﻌﻨﺔ ﺗَﺪْﺧُﻞُ ﻣَﻌَﻪُ ﻓِﻲ ﻗَﺒْﺮِﻩِ ﻛَﻴْﻒَ ﻳُﻮَﺭِّﺛُﻪُ ﻭَﻫُﻮَ ﻟَﺎ ﻳﺤﻞُّ ﻟَﻪُ ؟ ‏) ﻭﺍﻟﻤﺠﺢ : ﺍﻟﺤﺎﻣﻞ ﺍﻟﻤﻘﺮﺏ . ﻓﻬﺬﺍ ﺩﻟﻴﻞ ﻋﻠﻰ ﺃﻥ ﻭﻁﺀ ﺍﻟﺤﺎﻣﻞ ، ﺇﺫﺍ ﻭﻃﺌﺖ ﻛﺜﻴﺮﺍً ؛ﺟﺎﺀ ﺍﻟﻮﻟﺪ ﻋﺒﻼً ﻣﻤﺘﻠﺌﺎً، ﻭﺇﺫﺍ ﻫﺠﺮ ﻭﻃﺆﻫﺎ ؛ ﺟﺎﺀ ﺍﻟﻮﻟﺪ ﻫﺰﻳﻼً ﺿﻌﻴﻔﺎً . 📚[ ﺍﻟﺘﺒﻴﺎﻥ ﻓﻲ ﺃﻗﺴﺎﻡ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ‏( ﺹ 355] - ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ ﺃﺧﺮﺟﻪ ﻣﺴﻠﻢ ‏( 1441 ‏) . ﻭﺻﺤﺤﻪ ﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻲ . رحمه الله *السلام عليكم ورحمة الله وبركاته*

👉 *Memperbanyak jima' (hubungan intim) ketika istri hamil dapat menguatkan anak (janin).* 🛏

➡ Berkata Ibnul Qoyyim -rohimahulloh-:
Jima' akan menambah kekuatan struktur tubuh janin, yaitu banyaknya dan terulang2nya jima' pada masa kehamilan, dan terkhusus pada masa pertama kehamilan.*
➡ Berkata Al-Imam Ahmad -rohimahulloh-:
Jima' akan menambah pendengaran janin dan penglihatannya, dan ini adalah pendapat yang terkuat.
➡ Dan telah tetap dari Nabi -sholallohu 'alaihi wa sallam-: bahwasanya beliau melewati seorang budak wanita (tawanan perang) sedang hamil tua di pintu tenda (ketika perang khoibar), maka beliau bersabda:
(sepertinya tuannya ingin menjima'inya, sungguh aku berkeinginan untuk melaknatnya (tuan budak tersebut) dengan laknat yang masuk bersamanya di kuburnya, bagaimana mungkin janin itu akan mewarisinya (yaitu: mewarisi sifat2 tuannya sedangkan wanita itu hamil bukan dari maninya) sedangkan hal ini tidak halal baginya!?).
Maka ini adalah dalil bahwasanya menjima'i wanita yang hamil dengan sering, janin dalam kandungan akan padat berisi, dan jika ditinggalkan menjima'inya janin itu akan lemah lagi kurus.

 *📚[At-Tibyaanu Fi Aqsaamil Qur'an/hal 355],* dan hadits dikeluarkan oleh Muslim (1441), dan dishohihkan oleh Al-Albaany -rohimahulloh- (seharusnya perkataan ini tidak diperlukan jika sudah dikeluarkan oleh Muslim).*

*Diterjemahkan oleh al-faqir ilalloh:
Abu Saif Mufti bin Choiri, semoga Alloh memperbaiki keluarga dan keturunannya.*

Belum ada Komentar untuk "Bolehkah Berhubungan Intim Saat Hamil Menurut Medis dan Islam"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel