Bisakah Hamil Bila Sperma Tumpah dari Kemaluan Istri


Setelah berhubungan suami isteri, kadang sperma meleleh keluar. apakah ini berpengaruh bahwa sperma saya tidak bisa masuk dan membuahi sel indung telur isteri?  Pertanyaan ini diajukan kepada dr. Nadia Octavia.

Berikut ini jawabannya..

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Cairan ejakulasi yang keluar lagi lewat kemaluan istri Anda setelah melakukan hubungan sangat wajar terjadi dan hal tersebut tidak mempengaruhi potensi terjadinya kehamilan selama sperma yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan jumlah yang cukup.

Hal tersebut juga tidak ada keterkaitannya dengan kelainan rahim. Pada saat ejakulasi, seorang pria normalnya akan mengeluarkan cairan sebanyak 2-5 ml yang terdiri dari cairan mani dan sperma. Sperma yang berukuran mikroskopik dapat masuk ke rahim melalui mulut rahim sedangkan sisa cairannya akan tertinggal di dalam kelamin istri Anda.

Apabila cairan ejakulasi keluar dari kelamin istri Anda sesaat setelah melakukan hubungan suami istri atau pada pagi harinya, hal tersebut masih wajar terjadi karena cairan ejakulasi tidak diserap dan akan keluar sebagian.

Cara Hubungan Suami Istri Agar Cepat Hamil pada Waktu yang Tepat


➡ Sebaiknya setelah selesai berhubungan, istri Anda dapat mempertahankan posisi berbaring dengan dialaskan bantal selama 5-10 menit agar cairan mani tidak langsung keluar. ✔

➡ Untuk mendapatkan keturunan, Anda sebaiknya melakukan hubungan suami istri pada waktu yang tepat. Waktu yang tepat untuk berhubungan seksual agar cepat mendapatkan keturuanan adalah saat terjadinya ovulasi (masa subur). Ovulasi adalah suatu peristiwa dimana sel telur keluar dari ovarium dan siap untuk dibuahi oleh sperma. ✔

ℹ Pada wanita dengan siklus menstruasi yang teratur (28 hari), waktu terjadinya ovulasi dapat diperkirakan sekitar 2 minggu sebelum terjadinya menstruasi berikutnya.

➡ Setelah dikeluarkan, sel telur dapat bertahan hidup selama 24 jam, sementara sperma yang telah dikeluarkan dapat bertahan hidup 48-72 jam, karena itu dianjurkan Anda melakukan hubungan seksual 2 hari sebelum hingga 2 hari sesudah waktu perkiraan ovulasi.

➡ Karena itu untuk memperbesar kemungkinan terjadi pembuahan, kami sarankan untuk berhubungan intim teratur, 3-4x/minggu, terutama pada saat terjadinya ovulasi. Pada sebagian besar pasangan, kehamilan dapat terjadi dalam 1 tahun pertama setelah menikah.

🌊Jika setelah 1 tahun tetap tidak terjadi pembuahan, Anda dan suami dapat melakukan pemeriksaan kesuburan. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Bisakah Hamil Bila Sperma Tumpah Dari Kemaluan Istri. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Sumber: Klikdokter.com

Belum ada Komentar untuk "Bisakah Hamil Bila Sperma Tumpah dari Kemaluan Istri"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel